Jumat, 28 Februari 2014

Klamidia dapat ditularkan selama hubungan seks



Klamidia dikenal sebagai penyakit “diam” karena sebagian besar orang yang terinfeksi tidak memiliki gejala. Jika gejala terjadi, biasanya muncul dalam waktu 1 sampai 3 minggu setelah terpapar. 

Pada wanita, bakteri awalnya menginfeksi serviks dan uretra. Penyakit ini adalah penyakit kelamin menular melalui hubungan seksual atau alat bantu seksual yang tidak bersih sehingga terjangkit berbagai virus dan kuman yang memicu perkembangan pernyakit tersebut.

Klamidia dapat ditularkan selama hubungan seks vaginal, anal, atau oral. Klamidia juga dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya saat melahirkan dengan per-vaginital atau persalinan secara normal.

Gejala mula timbul dalam waktu 3-12 hari atau lebih setelah terinfeksi. Pada penis atau vagina muncul lepuhan kecil berisi cairan yang tidak disertai nyeri.

Lepuhan ini berubah menjadi ulkus (luka terbuka) yang segera membaik sehingga seringkali tidak diperhatikan oleh penderitanya. Selanjutnya terjadi pembengkakan kelenjar getah bening pada salah satu atau kedua selangkangan.

Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.

article from: ginekologihospital




 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar