Kutu kelamin adalah
penyakit kelamin yang menular, biasanya terjadi akibat sembarangan berhubungan
seksual atau juga tertular dari orang lain melalui barang yang telah ia
gunakan.
Kutu kelamin berkembang di
daerah alat kelamin melalui rambut kelamin. Daerah yang berambut dapat
mempermudah kutu untuk berkembang biak.
Gigitan kutu dapat
menimbulkan luka pada kulit yang menjadi jalan masuk bagi organisme lainnya
sehingga terdapat hubungan yang kuat antara keberadaan kutu pubic dengan IMS.
Dalam hal ini adalah
keharusan bagi pasien untuk mau diperiksa apakah terjangkit jenis IMS lainnya. Walaupun
salah satu bagian tubuh menjadi koloni kutu ini. hal ini sangat menggangu dan
dapat membahayakan pasien bila terus diabaikan.
Mereka tetap lebih
menyukai daerah rambut kemaluan dan anal. Pada pasien laki-laki, kutu dan telur
juga dapat ditemukan pada rambut di daerah perut, kumis dan janggut. Sementara
pada anak-anak mereka biasanya ditemukan di bulu mata.
Pthirus atau Phthirus
pubis (disebut juga Pubic lice atau kutu Pubic) adalah serangga parasit
penghisap darah yang hidup di kulit sekitar kelamin manusia. Manusia
adalah satu-satunya tuan rumah parasit ini. Manusia dapat juga penuh
dengan kutu tubuh (Pediculus humanus corporis) dan kutu kepala (Pediculus
humanus capitis).
Sekian informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan
apabila ada pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi
Dokter Online” di bawah ini. Terima kasih.
article from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar