Siklus haid atau menstruasi
biasanya terjadi secara teratur. Lamanya perdarahan bisa bervariasi dari 2
sampai 7 hari dengan interval antara 2 siklus (waktu antara periode pertama dan
periode berikutnya) sekitar 28 hari. (bisa bervariatif antara 20 - 45 hari)
Hilangnya darah rata-rata adalah sekitar 60-100ml. Jadi, jika terjadi
penyimpangan dari hal di atas, baru bisa dianggap menstruasi Anda abnormal.
Alasan paling umum dari
siklus haid yang tidak teratur dalam kelompok usia reproduksi biasanya
berhubungan dengan kehamilan. Jika periode haid terlewati, tes kehamilan
menjadi sebuah keharusan. Kadang-kadang kehamilan juga bisa terjadi pada pasien
perimenopause (dekat menopause).
Sementara jika perdarahan melampaui
batas waktu, bisa jadi tanda dari kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim).
Siklus yang tidak teratur juga merupakan tanda umum yang sering terjadi pasca
kehamilan. Hal ini normal dan tidak menjadi masalah.
Siklus yang tidak teratur
juga terjadi pada periode perimenopause. yaitu periode dimana seorang wanita
akan memasuki masa menopause. Beberapa perubahan dalam siklus ini biasanya
masih dalam batas wajar dan tidak memerlukan pengobatan, sementara perdarahan
yang berat memerlukan evaluasi lebih lanjut. kalau Pendarahannya terjadi
setelah menopause, hal ini adalah suatu yang tidak normal dan harus diselidiki.
Sekian
informasi mengenai penyakit Ginekologi, untuk lebih jelas dan apabila ada
pertanyaan yang ingin disampaikan silahkan klik kolom “konsultasi Dokter
Online” di bawah ini. Terima kasih.
article
from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar