Biasanya kutu kemaluan ini tumbuh
berkembang biak pada rambut-rambut manusia ataupun hewan yang memiliki rambut
atau bulu yang lebat, biasanya hewan ini tumbuh pada kepala, akan tetapi tidak
menutup kemungkinan pada kelamin juga terdapat kutu, sedikit berbeda dengan
kutu kepala jika pada kutu kelamin ini disebut dengan kutu pubis dimana hewan
ini tanpa kasat mata, artinya tidak bisa terlihat oleh mata harus menggunakan
alat untuk melihatnya seperti kaca pembesar dan alat lainnya.
Hewan ini bisa menimbulkan penyakit
kelamin yang menular. Beberapa
tindakan perawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi dan mencegah infeksi
kutu kemaluan antara lain:
-
Mengeramasi
rambut kemaluan dan wilayah sekitarnya dengan sampo atau sabun mandi sedikitnya
selama 5 menit.
-
Membilas
bagian kemaluan dengan air hingga bersih.
-
Menyisir
rambut kemaluan dengan sisir bergigi halus untuk menghilangkan telur.
-
Menggunting
rambut kemaluan untuk mengurangi jumlah kutu dan telur.
Sekian informasi mengenai
penyakit Ginekologi. Apabila anda mengalami penyakit tersebut
silahkan datang ke Metropole hospital yang memiliki
pelayanan setaraf Internasional, kami akan melayani dan mengobati penyakit anda
secara profesional karena kami memiliki dokter yang ahli di
bidangnya. Semoga artikel ini bisa membantu. Terima kasih.
Tips hangat untuk ke rumah sakit: Silahkan
buka wabsite kami untuk memahami informasi tentang Metropole Hospital, yang
bebas biaya pendaftaran, tidak perlu antri, dan dapat diprioritaskan untuk
berkonsultasi dengan dokter spesialis kami. Terima kasih.
Peringatan: jika
kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda
bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda,
atau hubungi nomor 021-6911921/021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda
senantiasa sehat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar