Senin, 12 Mei 2014

Bagaimana cara mengatasi kutu kemaluan?



Kutu kemaluan atau sering disebut dengan kutu kepiting (crabs) adalah serangga parasit yang ditemukan terutama di daerah kemaluan atau alat kelamin manusia. Istilah kepiting diberikan karena tampilan mikroskopiknya yang menyerupai kepiting.


Nama organisme yang sering disebut kutu kemaluan adalah Pediculosis pubis. Kutu lain yang sering menginfeksi manusia adalah Pediculus humanus capitis (kutu kepala) dan Pediculus humanus corporis (kutu badan).

Dibandingkan dengan kutu lainnya, usia kutu kemaluan betina sedikit lebih pendek (3 minggu) dan menghasilkan telur lebih sedikit per hari (3 telur). Telur menempel pada pangkal batang rambut kemaluan selama sekitar 6 sampai 8 hari sebelum menetas.

Tindakan dan perawatan yang dapat dilakuka untuk mengatasi kutu kelamin:
-          Mencuci rambut kemaluan dengan cairan pembasmi kutu paling tidak selama lima menit di sekitar wilayah kemaluan yang ditumbuhi rambut tersebut.
-          Kemudian bilaslah dengan bersih
-          Menyisir rambut kemaluan namun jika masih ada kutunya sebaiknya mencukur habis rambut yang berada di kemaluan untuk menceah timbulnya kutu berkembang biak


Sekian informasi mengenai penyakit  Ginekologi. Apabila anda mengalami penyakit tersebut silahkan datang ke Metropole hospital yang memiliki pelayanan setaraf Internasional, kami akan melayani dan mengobati penyakit anda secara profesional karena kami memiliki dokter yang ahli di bidangnya.  Semoga artikel ini bisa membantu. Terima kasih.

article from: ginekologihospital


Tips hangat untuk ke rumah sakit: Silahkan buka wabsite kami untuk memahami informasi tentang Metropole Hospital, yang bebas biaya pendaftaran, tidak perlu antri, dan dapat diprioritaskan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kami. Terima kasih.


Peringatan: jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar