Minggu, 13 April 2014

Vaginosis menyebabkan kelainan keputihan



Kelainan Keputihan bisa menjadi tanda bahwa ada peradangan vagina (vaginitis).  Hal ini dapat menjadi hasil dari iritasi yang disebabkan oleh bahan kimia atau infeksi. Vagina menjadi kering dan tipis setelah menopause, yang meningkatkan kemungkinan peradangan, yang dapat mengakibatkan debit.


Vaginosis juga dapat menyebabkan bau amis dan kekuningan. Penyakit ini memunculkan debit berwarna putih atau abu-abu. Ini mungkin adalah hasil dari infeksi jamur yang disebut candidiasis. 

Jika seorang wanita memiliki debit berbusa yang kuning kehijauan dan berat ini dapat disebabkan oleh infeksi protozoa yang disebut trikomoniasis. Debit kuning atau hijau juga dapat merupakan hasil dari chlamydia atau gonore. Jika debit Anda diwarnai dengan darah, ini mungkin tanda kanker serviks, atau endometrium vagina.

Salah satu indikasi adanya gangguan pada vagina adalah jika debit atau cairan keputihan berbau menyengat. Jika debit Anda berbau busuk, atau memiliki bau amis, itu dianggap tidak normal. 

Jika debit Anda muncul seperti nanah dan putih seperti keju, ini juga tidak normal. Jika debit yang lebih tebal atau lebih berat dari biasanya atau berwarna darah kebiruan, kekuningan, kehijauan atau keabu-abuan ini adalah penyebab adanya gangguan pada vagina.


Sekian informasi mengenai penyakit  Ginekologi. Apabila anda mengalami penyakit tersebut silahkan datang ke klinik Metropolehospital yang memiliki pelayanan setaraf Internasional, kami akan melayani dan mengobati penyakit anda secara profesional karena kami memiliki dokter yang ahli di bidangnya.  Semoga artikel ini bisa membantu. Terima kasih.

article from: ginekologihospital





 Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar