Dalam kelainankeputihan ada cairan yang keluar tersebut harus dibedakan antara cairan/ lendir
normal dan cairan/ lendir tidak normal, berikut perbedaannya:
·
cairan/
lendir normal
di daerah sekitar mulut vagina, vagina dan mulut rhim dilengkapi dengan sel-sel dan kelenjar yang menghasilkan lendir. lendit ini secara alami diperlukan sebagai pelumas. dalam keadaan normal, lendir ini bewarna jernih, tidak berbau, tidak gatal/ pedih. produksinya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain faktor hormonal, rangsangan birahi, kelelahan fisik dan kejiwaan serta adanya benda asing dlam organ reproduksi.
di daerah sekitar mulut vagina, vagina dan mulut rhim dilengkapi dengan sel-sel dan kelenjar yang menghasilkan lendir. lendit ini secara alami diperlukan sebagai pelumas. dalam keadaan normal, lendir ini bewarna jernih, tidak berbau, tidak gatal/ pedih. produksinya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain faktor hormonal, rangsangan birahi, kelelahan fisik dan kejiwaan serta adanya benda asing dlam organ reproduksi.
·
cairan/
lendir tidak normal
cairan ini disebut dengan keputihan. dengan ciri-ciri jumlahnya banyak, warnanaya putih seperti susu basi, kuning atau kehijauan, disertai rasa gatal atau pedih, terkadang berbau amis atu busuk. keputihan menjadi salah satu tanda atau gejala adanya kelainan pada organ reproduksi wanita. kelainan tersebut dapat berupa infeksi, polip leher rahim, keganasan (tumor/ kanker), serta adanya benda asing.
cairan ini disebut dengan keputihan. dengan ciri-ciri jumlahnya banyak, warnanaya putih seperti susu basi, kuning atau kehijauan, disertai rasa gatal atau pedih, terkadang berbau amis atu busuk. keputihan menjadi salah satu tanda atau gejala adanya kelainan pada organ reproduksi wanita. kelainan tersebut dapat berupa infeksi, polip leher rahim, keganasan (tumor/ kanker), serta adanya benda asing.
Pada dasarnya
infeksi pada saluran reproduksi wanita dikelompokkan menjadi tiga golongan
besar, berikut salah satunya yaitu:
·
Non-penyakit
hubungan seksual (Non-PHS)
ada beberapa infeksi non-PHS yang sering dialami wanita :
ada beberapa infeksi non-PHS yang sering dialami wanita :
- Vaginistis
penyebabnya adalah pertumbuhan bakteri normal yang berlebihan pada vagina. dengan gejala cairan vagina encer, berwarna kuning kehijauan, berbusa dan berbau busuk, vulva agak bengkak, kemerahan, gatal dan terasa tidak nyaman, serta nyeri saat berhubungan seksual atau kencing.
penyebabnya adalah pertumbuhan bakteri normal yang berlebihan pada vagina. dengan gejala cairan vagina encer, berwarna kuning kehijauan, berbusa dan berbau busuk, vulva agak bengkak, kemerahan, gatal dan terasa tidak nyaman, serta nyeri saat berhubungan seksual atau kencing.
- Candidiasis
penyebabnya berasal dari jamur candida albican. gejalanya adalah keputihan berwarna putih susu, bergumpal seperti susu basi, gatal dan kemerahan di vagina dan sekitarnya.
penyebabnya berasal dari jamur candida albican. gejalanya adalah keputihan berwarna putih susu, bergumpal seperti susu basi, gatal dan kemerahan di vagina dan sekitarnya.
- Trichomoniasis
berasal dari parasit yang disebut trichomonas vaginalis. gejalanya keputihan berwarna kuning atau kehijauan, berbau dan berbusa, kecoklatan seperti susu ovaltin, biasanya disertai dengan gejala gatal di bagian labia mayora (bibir kemaluan), nyeri saat kencing, dan terkadang sakit pinggang
berasal dari parasit yang disebut trichomonas vaginalis. gejalanya keputihan berwarna kuning atau kehijauan, berbau dan berbusa, kecoklatan seperti susu ovaltin, biasanya disertai dengan gejala gatal di bagian labia mayora (bibir kemaluan), nyeri saat kencing, dan terkadang sakit pinggang
Sekian informasi mengenai
penyakit Ginekologi. Apabila anda mengalami penyakit tersebut
silahkan datang ke klinik Metropolehospital yang
memiliki pelayanan setaraf Internasional, kami akan melayani dan mengobati
penyakit anda secara profesional karena kami memiliki dokter yang ahli di
bidangnya. Semoga artikel ini bisa membantu. Terima kasih.
article
from: ginekologihospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik Konsultasi online , dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911921/2. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar